ciri rumah sehat

Yuk, Cek 7 Ciri-Ciri Rumah Sehat yang Jarang Diketahui

Merasa rumah sudah sehat tapi Anda masih sering mengalami sakit? 7 ciri rumah sehat keluarga sehat ini akan membantu pecahkan masalah Anda.

Memiliki rumah yang sehat adalah idaman setiap pemilik rumah. Dengan rumah yang sehat Anda dan keluaga terlindungi dari segala penyakit.

Rumah akan jadi tempat paling nyaman untuk berkumpul bersama keluarga.

Apalagi jika Anda memiliki anak kecil yang rentan terhadap penyakit karena kuman dan bakteri yang dibawa oleh hewan pengerat.

Baca juga: 5 Tips Desain Rumah Sehat yang Mudah Diterapkan

Menjaga kesehatan rumah adalah cara untuk menunjukkan kasih Anda terhadap keluarga. Hunian yang sehat dan bersih mencerminkan kesehatan penghuninnya.

Jika Anda ingin terlindungi dari ancaman kesehatan, ketahui 7 ciri rumah sehat berikut ini.

1. Rumah selalu bersih

ciri rumah sehat

Ciri rumah sehat yang pertama: Keadaan rumah harus selalu bersih. Dinding dan sebagainya tidak boleh lembab. Setiap sudut rumah harus bebas dari sampah, debu dan kotoran. Terutama pada lantai yang menjadi tempat Anda beraktivitas sehari-hari.

Jika rumah Anda bersih akan mengurangi risiko Anda dan keluarga terserang penyakit, seperti malaria, demam berdarah, diare, TBC, dan penyakit lain yang datang kapan saja karena lingkungan rumah yang kotor.

Baca juga: Ingin Rumah Sehat Bebas Penyakit? Ketahui 5 Hal ini!

2. Pencahayaan alami tercukupi

ciri rumah sehat

Ciri rumah sehat kedua: Rumah tidak terasa lembab jika memiliki pencahayaan alami yang cukup. Pencahayaan alami yang masuk dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan kuman di dalam rumah.

Dengan pencahayaan alami yang tercukupi, ruangan terasa lebih segar dan sehat. Biarkan cahaya dari luar masuk melalui ventilasi, jendela, dan pintu rumah.

Perlu Anda ketahui, pencahayaan alami yang berlebihan membuat ruangan terasa gerah.

3. Sirkulasi udara lancar

ciri rumah sehat

ciri rumah sehat ketiga: Kualitas udara yang segar dapat membuat Anda melakukan aktivitas apapun dengan maksimal. Tetapi sebaliknya, kualitas udara yang lembab membuat Anda dan keluarga rentan terkena penyakit.

Kuman dan bakteri pun lebih mudah berkembang biak. Jadi, untuk mewujudkan rumah yang sehat. Pastikan rumah memiliki ventilasi dan jendela yang mendukung lancarnya sirkulasi udara.

Baca juga: 7 Syarat Rumah Sehat yang Harus Diketahui

4. Bebas dari serangga dan hama

ciri rumah sehat

Ciri rumah sehat keempat: Bayangkan jika rumah Anda bebas dari serangga, hama dan hewan pengerat. Tentunya, Anda akan lebih nyaman beristirahat di rumah bersama keluarga.

Tetapi sebaliknya, rumah Anda akan jadi sumber penyakit jika hewan-hewan ini ada. Sebab serangga dan hewan pengerat tinggal di tempat-tempat kotor, amis, dan juga lembab.

Agar rumah yang sehat terwujud, jaga kebersian rumah. Keringkan tempat-tempat yang lembab karena tertutup perabotan dan sebagainya.

5. Bebas dari genangan air

Ciri rumah sehat kelima: Genangan air bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Penyakit seperti demam berdarah dan malaria kapan saja dapat mengancam kesehatan Anda dan keluarga.

Untuk menghindari hal ini terjadi, buanglah benda-benda yang menampung air di sekitar rumah Anda. Sumbat galian yang dapat mengalirkan air jernih ke halaman rumah.

Buanglah air yang tergenang dalam vas secara rutin. Memelihara ikan merupakan suatu keuntungan bagi Anda. Karena larva dan telur nyamuk merupakan makanan bagi ikan.

Baca juga: 3 Ketentuan Rumah Sehat Sederhana yang Wajib Diketahui!

6. Memiliki tanaman

ciri rumah sehat

Ciri rumah sehat keenam: Tanaman hijau berfungsi menghasilkan oksigen. Rumah yang dikelilingi vegetasi hijau cenderung jadi lebih sehat.

Dengan menanam bunga atau pohon, rumah akan terasa sejuk secara alami. Anda pun memiliki sumber oksigen yang lebih baik di rumah.

7. Tidak menggunakan bahan berbahaya

Ciri rumah sehat ketujuh: Beberapa bahan bangunan dapat melepas zat yang berbahaya bagi penghuninya. Jika ingin wujudkan rumah yang sehat hindari penggunaan material tersebut.

Berikut aturan rumah sehat menurut Kemenkes Nomor: 829/Menkes/SK/VII/1999:

  • Mengandung timbal tidak lebih dari 300mg/kg.
  • Debu total tidak lebih dari 150 μgm³
  • Bebas asbes tidak melebihi 0,5 serat/m³/4 jam
  • Bahan bangunan tidak melepas zat berbahaya
  • Bahan bangunan tidak memicu tumbuh dan berkembannya mikroorganisme patogen

Baca juga: 7 Syarat Rumah Sehat yang Harus Diketahui

Itulah 7 ciri rumah sehat yang bisa jadi acuan untuk mengetahui rumah Anda sudah tergolong sehat atau tidak. Selain perawatan, material bangunan juga jadi perhatian penting.

Hindari pengunaan material apa pun yang mengandung zat berbahaya termasuk lantai. Jika ingin lantai yang benar-benar aman, lantai vinyl bisa jadi pilihan.

Kini, saatnya lindungi keluarga Anda dengan lantai vinyl Anti bakteri. Pesan sekarnag juga!

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


× Chat Whatsapp