perbedaan lantai vinyl

10 Perbedaan Lantai Vinyl dan Parket, Mana Lebih Bagus?

Mengetahui perbedaan lantai vinyl dan lantai parket akan memberi Anda pengetahuan yang lebih komprehensif. Tentang produk mana yang cocok digunakan untuk mengisi bagian flooring rumah atau properti yang sedang Anda bangun.

Tentu saja, panduan memilih produk flooring perlu ditekankan pada kualitas produk dan bukan hanya tampilan semata. Agar tidak salah pilih, yuk cari tahu sama-sama perbedaan lantai vinyl dan lantai parket!

1. Tekstur lantai

perbedaan lantai vinyl

Dalam hal tekstur, perbedaan lantai vinyl lebih terasa seperti plastik karena dibuat dari bahan PVC. Sedangkan lantai parket memiliki tekstur yang terasa lebih keras dan agak kasar seperti halnya kayu. 

2. Uji ketahanan

Untuk tahu perbedaan lantai vinyl dan lantai parket pada perangkat keras. Dapat diketahui dengan melakukan uji api dan noda pada kedua produk tersebut.

Hasilnya, vinyl mudah terbakar dan akan meleleh dalam beberapa detik. Sementara itu, lantai parket akan perlu waktu banyak panas dan waktu untuk terbakar.

3. Instalasi

perbedaan lantai vinyl

Parket dikunci bersama, lalu dilakukan proses floating atau diletakan di lantai, sementara instalasi lantai vinyl dipasang menggunakan lem sebagai bagian tunggal.

Anda dapat dengan mudah membedakan keduanya dengan cara memilih beberapa bagian dari kedua produk pilihan tersebut dan melihat apakah mereka saling terkait atau tidak.

Jika tidak, sudah dapat dipastikan bila itu adalah lantai vinyl.  

4. Penampilan

Lantai parket diketahui memiliki tampilan melamin pada bagian atas yang membuatnya tahan terhadap goresan.

Sedangkan tampilan lantai vinyl, bagian atasnya seperti plastik yang dapat tergores. Anda juga dapat tahu perbedaan lantai vinyl dan lantai parket dengan mencoba menggores atau merasakan bagian dari kedua produk tersebut untuk melihat hasilnya.

5. Harga

Poin lain yang bisa Anda lakukan untuk membedakan kedua jenis lantai tersebut adalah berkaitan dengan masalah harga.

Biarpun harga lantai vinyl lebih murah dibandingkan dengan lantai parket, namun cost-nya menjadi sama karena biaya instalasi lantai vinyl dianggap mahal dibandingkan lantai parket.

6. Motif atau pola 

perbedaan lantai vinyl

Perbedaan Lantai vinyl selanjutnya adalah hadir dengan berbagai warna dan pola untuk tujuan dekorasi dan artistik. Sementara lantai parket memiliki tampilan sangat terbatas.

Dengan kata lain, Anda akan memiliki lebih banyak ide untuk mendapatkan tampilan yang sesuai dengan keinginan saat memasang lantai vinyl.

7. Efek pemudaran warna

Perbedaan lantai vinyl dan lantai parket juga berkaitan dengan proses pemudaran. Saat pembuatan, lantai parket terlindung dari sinar UV sehingga tidak peduli berapa lama produk ini terpajang di toko.

Lantai parket tidak akan pudar dan masih terlihat seperti baru. Di sisi lain, lantai vinyl diketahui mudah memudar, bahkan sebelum dipasang.

Kecuali Anda benar-benar menemukan produk vinyl yang terlihat masih cemerlang. Namun jika warna sudah terlihat memudar, bisa jadi produk tersebut sudah lama tersimpan di toko. 

8. Uji resistensi terhadap air

Pada umumnya, kayu dapat menyerap air sedangkan plastik tidak dapat melakukannya. Untuk melakukan uji tes air, Anda dapat menuangkan air pada kedua produk tersebut.

Jika dapat terserap, sudah dapat dipastikan jika itu adalah lantai parket. Jika tidak, produk tersebut adalah lantai vinyl.

Pada tingkat kelicinan lantai, permukaan melamin pada parket dapat menyebabkan seseorang yang berjalan di atasnya terpeleset dan ini berbahaya.

Oleh karena alasan inilah kenapa lantai parket tidak cocok ditempatkan pada area yang mudah terkena air atau lembab, seperti kamar mandi.

9. Tingkat kekerasan lantai

Sudah jelas perbedaan lantai vinyl sedikit lebih lemah dibandingkan dengan lantai parket bila ditinjau dari tingkat kekerasan lantai.

Untuk membuktikannya, cobalah menekuk lantai vinyl. Biarpun teksturnya keras, namun lantai parket diketahui memiliki tekstur yang lebih keras.

10. Warna

Perbedaan lantai vinyl dan lantai parket juga terkait tentang warna. Anda dapat memeriksa area kedalaman material untuk melihat apakah warnanya realistis dan dalam.

Vinyl diketahui memiliki warna asli yang tembus pandang, sedangkan lantai parket memiliki warna hanya pada bagian permukaan atas saja. Untuk membuktikannya, Anda dapat melihat sisi parket yang warnanya tidak ada di bagian dalam.

Setelah tahu perbedaan lantai vinyl dan lantai parket, lalu produk mana yang lebih baik? Tentu saja keputusan ada di tangan Anda.

Karena Anda yang lebih tahu apa yang dibutuhkan. Nah, bila Anda masih bingung menentukan produk yang mana, Anda dapat berkonsultasi terlebih dulu dengan Balian.

Di sana, Anda akan mendapat penjelasan lebih lengkap tentang produk dan spesifikasi untuk masing-masing produk.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


× Chat Whatsapp